Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Tuesday, May 30, 2017

Badai Cobaan Hidup Pasti Datang; Ramadhan Hari ke4

Agama, Renungan, Tematik

Allah telah menentukan bahwa dunia ini sebagai tempat untuk ujian.
Badai pasti datang.

Karena Allah menciptakan kita utk menghadapi badai.
Adapun akherat adalah tempat utk membalas.

Apabila dia tegar dalam menghadapi badai maka
reward nya adalah jannatu adn, sebaliknya adalah neraka.

Karena sorga itu indah makanya perlu perjuangan utk mencapainya.
Dengan adanya badai maka itu merupakan penyisihan agar hanya yg pantaslah yg masuk ke sorga.

Semuanya ada dipilihan kita, Allah hanya memberikan jalan.
Ada org yg milih ke mesjid, ada org yg milih datang ke tempat2 maksiat.

Al Ankabut 2-3 :
ﺃَﺣَﺴِﺐَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺃَﻥْ ﻳُﺘْﺮَﻛُﻮﺍ ﺃَﻥْ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﺍ ﺁﻣَﻨَّﺎ ﻭَﻫُﻢْ ﻟَﺎ ﻳُﻔْﺘَﻨُﻮﻥَ
" Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengata kan: " Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?"...
ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﻓَﺘَﻨَّﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻬِﻢْ ۖ ﻓَﻠَﻴَﻌْﻠَﻤَﻦَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺻَﺪَﻗُﻮﺍ ﻭَﻟَﻴَﻌْﻠَﻤَﻦَّ ﺍﻟْﻜَﺎﺫِﺑِﻴﻦَ
" Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguh nya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."

Dengan ujian maka akan tampak yg benar keimanan nya dan yg tidak. Kebangkitan dan hisab adalah penentuan hasil tes kita di dunia.
Manusia akan di kelompok kan sesuai dengan hasil tesnya tsb

Al Mukminun 12-16 :
ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﺳُﻠَﺎﻟَﺔٍ ﻣِﻦْ ﻃِﻴﻦٍ
" Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah."
ﺛُﻢَّ ﺟَﻌَﻠْﻨَﺎﻩُ ﻧُﻄْﻔَﺔً ﻓِﻲ ﻗَﺮَﺍﺭٍ ﻣَﻜِﻴﻦٍ
" Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)."
ﺛُﻢَّ ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟﻨُّﻄْﻔَﺔَ ﻋَﻠَﻘَﺔً ﻓَﺨَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟْﻌَﻠَﻘَﺔَ ﻣُﻀْﻐَﺔً ﻓَﺨَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟْﻤُﻀْﻐَﺔَ ﻋِﻈَﺎﻣًﺎ ﻓَﻜَﺴَﻮْﻧَﺎ ﺍﻟْﻌِﻈَﺎﻡَ ﻟَﺤْﻤًﺎ ﺛُﻢَّ ﺃَﻧْﺸَﺄْﻧَﺎﻩُ ﺧَﻠْﻘًﺎ ﺁﺧَﺮَ ۚ ﻓَﺘَﺒَﺎﺭَﻙَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﺣْﺴَﻦُ ﺍﻟْﺨَﺎﻟِﻘِﻴﻦَ
" Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.
Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik."
ﺛُﻢَّ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﺑَﻌْﺪَ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻟَﻤَﻴِّﺘُﻮﻥَ
"Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati."
ﺛُﻢَّ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺗُﺒْﻌَﺜُﻮﻥَ
" Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat."
Kesuksesan seseorang tentu diraih dg perjuangan.
Allah mementukan ujian itu adalah berat bagi manusia.

Ali Imran 179 :
ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻴَﺬَﺭَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻰٰ ﻣَﺎ ﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺣَﺘَّﻰٰ ﻳَﻤِﻴﺰَ ﺍﻟْﺨَﺒِﻴﺚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻄَّﻴِّﺐِ ۗ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻴُﻄْﻠِﻌَﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻭَﻟَٰﻜِﻦَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﺘَﺒِﻲ ﻣِﻦْ ﺭُﺳُﻠِﻪِ ﻣَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ ۖ ﻓَﺂﻣِﻨُﻮﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭُﺳُﻠِﻪِ ۚ ﻭَﺇِﻥْ ﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﺍ ﻭَﺗَﺘَّﻘُﻮﺍ ﻓَﻠَﻜُﻢْ ﺃَﺟْﺮٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ
" Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang- orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).

Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya diantara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar."

Dengan turunnya ujian2 ini akan tampak yg mukmin dan munafik.

Diantara bentuk badai :

Al Baqarah 155-156 :
ﻭَﻟَﻨَﺒْﻠُﻮَﻧَّﻜُﻢْ ﺑِﺸَﻲْﺀٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻮْﻑِ ﻭَﺍﻟْﺠُﻮﻉِ ﻭَﻧَﻘْﺺٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺄَﻣْﻮَﺍﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﻧْﻔُﺲِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻤَﺮَﺍﺕِ ۗ ﻭَﺑَﺸِّﺮِ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ
" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺻَﺎﺑَﺘْﻬُﻢْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٌ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺇِﻧَّﺎ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻧَّﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺭَﺍﺟِﻌُﻮﻥَ
" (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:
" Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun." ...

Manusia itu sering lupa terhadap nikmat Allah yg diberi secara rutin.
Contoh: manusia lebih bersyukur apabila diberi rezeki mobil dari Allah dari pada diberi nikmat kaki yg dapat berjalan, udara yg dapat dihirup.
Biasakanlah bersyukur terhadap nikmat2 yg rutin Allah berikan.

Apabila diberi musibah maka bersabarlah. Allah akan memberikan rahmat kepada mereka yang bersabar.
Allah akan memuji orang2 yang selalu bersabar dan akan dibangun "rumah pujian" di surga.

Ali Imran 142 :
ﺃَﻡْ ﺣَﺴِﺒْﺘُﻢْ ﺃَﻥْ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮﺍ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻟَﻤَّﺎ ﻳَﻌْﻠَﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺟَﺎﻫَﺪُﻭﺍ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻌْﻠَﻢَ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar."

Al Baqarah 214 :
ﺃَﻡْ ﺣَﺴِﺒْﺘُﻢْ ﺃَﻥْ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮﺍ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻟَﻤَّﺎ ﻳَﺄْﺗِﻜُﻢْ ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺧَﻠَﻮْﺍ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻜُﻢْ ۖ ﻣَﺴَّﺘْﻬُﻢُ ﺍﻟْﺒَﺄْﺳَﺎﺀُ ﻭَﺍﻟﻀَّﺮَّﺍﺀُ ﻭَﺯُﻟْﺰِﻟُﻮﺍ ﺣَﺘَّﻰٰ
ﻳَﻘُﻮﻝَ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝُ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻣَﻌَﻪُ ﻣَﺘَﻰٰ ﻧَﺼْﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﺃَﻟَﺎ ﺇِﻥَّ ﻧَﺼْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺮِﻳﺐٌ
" Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagai mana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang- orang yang beriman bersamanya:
" Bilakah datangnya pertolongan Allah?".. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. "
Ujian itu bukan hanya sakit, kebakaran, kemiskinan tapi juga harta dan anak2 kita.

Al Anfal 28 :
ﻭَﺍﻋْﻠَﻤُﻮﺍ ﺃَﻧَّﻤَﺎ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟُﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻭْﻟَﺎﺩُﻛُﻢْ ﻓِﺘْﻨَﺔٌ ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﺃَﺟْﺮٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ
" Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak- anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguh
nya di sisi Allah-lah pahala yang besar. "
Didiklah anak2 agar mereka selalu bertakwa kepada Allah.
Ada 4 sifat org yg punya anak:
1. Anak membuat orang tuanya pengecut, takut tidak dapat memberi nafkah anaknya dengan meninggal kan yang dilarang Allah.
2. Anak membuat orang tua berbuat bodoh, orangtua tega mencuri,korupsi atau berbuat maksiat lainnya karena anaknya.
3. Anak membuat orang tuanya pelit, ada kotak amal lewat ngga jadi ngisi karena inget susu anaknya.
Org tua bisa memberikan apa aja buat anaknya tapi enggan berinfaq di jalan Allah.
4. Anak membuat orang tuanya galau,susah. Ada anak yang berurusan dengan polisi yg membuat orang tua susah.

Kenikmatan dan keburukan adalah nikmat dari Allah

Al Anbiya 35 :
ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَﺍﺋِﻘَﺔُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ۗ ﻭَﻧَﺒْﻠُﻮﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟﺸَّﺮِّ ﻭَﺍﻟْﺨَﻴْﺮِ ﻓِﺘْﻨَﺔً ۖ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮﻥَ
" Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar- benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan."

Cobaan dan badai datang itu sesuai dg kadar keimanan kita.
Jadi jangan berkata kok kayak gini, katakan lah aku bisa menghadapi cobaan ini.
Memang musibah itu penghapus dosa tapi jangan berdoa utk dapat musibah. Ujian itu adalah untuk semua orang, azab adalah ujian bagi orang yg tidak bersabar.

As Syura 30 :
ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺻَﺎﺑَﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٍ ﻓَﺒِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﺃَﻳْﺪِﻳﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻌْﻔُﻮ ﻋَﻦْ ﻛَﺜِﻴﺮٍ
" Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)."

Al Mukminun 76 :
ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺃَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ﻓَﻤَﺎ ﺍﺳْﺘَﻜَﺎﻧُﻮﺍ ﻟِﺮَﺑِّﻬِﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﻳَﺘَﻀَﺮَّﻋُﻮﻥَ
" Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri."

At Taubah 126 :
ﺃَﻭَﻟَﺎ ﻳَﺮَﻭْﻥَ ﺃَﻧَّﻬُﻢْ ﻳُﻔْﺘَﻨُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﻋَﺎﻡٍ ﻣَﺮَّﺓً ﺃَﻭْ ﻣَﺮَّﺗَﻴْﻦِ ﺛُﻢَّ ﻟَﺎ ﻳَﺘُﻮﺑُﻮﻥَ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﻢْ ﻳَﺬَّﻛَّﺮُﻭﻥَ
" Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau
dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?".

Sikap menghadapi musibah adalah
1. Sabar, dalam bersabar kita perlu faktor pendukung yaitu kita harus yakin bahwa musibah ini dari Allah dan Allah yang telah menentukan musibah tersebut 50.000 tahun sebelum diciptakan langit dan bumi.

Al Hadid 22 :
ﻣَﺎ ﺃَﺻَﺎﺏَ ﻣِﻦْ ﻣُﺼِﻴﺒَﺔٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﻟَﺎ ﻓِﻲ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜﻣَ ﺇِﻟَّﺎ ﻓِﻲ ﻛِﺘَﺎﺏٍ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞِ ﺃَﻥْ ﻧَﺒْﺮَﺃَﻫَﺎ ۚ ﺇِﻥَّ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻳَﺴِﻴﺮٌ
" Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh)sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."
2. Bersyukurlah kalau musibah itu bukan dalam hal agama, kita menangis kalo kehilangan motor tapi kalo ngga shalat dua rakaat sebelum subuh maka biasa ajah, padahal dua rakaat sebelum subuh lebih baik dari dunia dan seiisinya.
3. Jangan hanya melihat pada musibah itu saja, ketika jari kelingking kita patah maka kita harus ingat bahwa msh ada jari2 yg lain. Janganlah kita bercerita2 jika kena musibah tapi jika menerima nikmat tidak cerita2.
4. Jangan berlarut dalam kesedihan, sedih karena motor ilang tapi yg dimarahin adalah istrinya.
Terimalah musibah tersebut dengan rela.
Ingatlah bahwa musibah itu membuka pintu amal kebajikan, ketika orang bangkrut maka dia akan kembai ke mesjid. Banyak orang yg kenal dakwah sunnah setelah kena musibah.

Az Zumar 8 :
ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻣَﺲَّ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﺿُﺮٌّ ﺩَﻋَﺎ ﺭَﺑَّﻪُ ﻣُﻨِﻴﺒًﺎ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺛُﻢَّ ﺇِﺫَﺍ ﺧَﻮَّﻟَﻪُ ﻧِﻌْﻤَﺔً ﻣِﻨْﻪُ ﻧَﺴِﻲَ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟِﻠَّﻪِ
ﺃَﻧْﺪَﺍﺩًﺍ ﻟِﻴُﻀِﻞَّ ﻋَﻦْ ﺳَﺒِﻴﻠِﻪِ ۚ ﻗُﻞْ ﺗَﻤَﺘَّﻊْ ﺑِﻜُﻔْﺮِﻙَ ﻗَﻠِﻴﻠًﺎ ۖ ﺇِﻧَّﻚَ ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
" Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan,dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkan-nya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk
menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya."
Katakanlah: “Bersenang senanglah dengan kekafiran mu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka".

5. Husnuz-dzon kepada Allah ketika kita menerima musibah. Boleh jadi kita membenci sesuatu padahal itu baik untuk kita.

Al Baqarah 216 :
ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝُ ﻭَﻫُﻮَ ﻛُﺮْﻩٌ ﻟَﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻋَﺴَﻰٰ ﺃَﻥْ ﺗَﻜْﺮَﻫُﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻋَﺴَﻰٰ ﺃَﻥْ ﺗُﺤِﺒُّﻮﺍ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﺮٌّ ﻟَﻜُﻢْ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ
" Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
Ujian yg paling berat adalah para Rasul.

Al An 'am 90 :
ﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻫَﺪَﻯ ﺍﻟﻠَّﻪُ ۖ ﻓَﺒِﻬُﺪَﺍﻫُﻢُ ﺍﻗْﺘَﺪِﻩْ ۗ ﻗُﻞْ ﻟَﺎ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺃَﺟْﺮًﺍ ۖ ﺇِﻥْ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَّﺎ ﺫِﻛْﺮَﻯٰ ﻟِﻠْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ
" Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: “Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quran)”.

Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat."
Rasulullah adalah yg paling banyak ujiannya tetapi beliau selalu bersabar kepada Allah.
Rasul nggak pernah protes kepada Allah dengan ujian2 nya tersebut. Beliau selalu bersabar dan bersyukur kpd Allah.
Contohlah Rasulullah dalam kita menghadapi ujian hidup ini.
Wa Allahu a'lamu bis-Shawaab ... <meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”badai hidup”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Sunday, May 28, 2017

Menghindari Dari Bahagia Semu: Ramadhan hari ke 2


Agama, Pencerahan Tematik

Manusia di dalam kehidupannya selalu mendambakan sebuah Kebahagiaan, namun kadang mereka terlena dengan Kebahagiaan Semu, padahal Al-Quran hadir bagi manusia agar mampu meraih Kebahagiaan yang Hakiki.

Allah ber-Firman :

"Al Quran ini adalah Penerangan bagi seluruh manusia, dan Petunjuk serta Pelajaran bagi orang-orang yang ber-Taqwa".['Āli `Imrān 138]


"SEBENARNYA, AL QURAN ITU ADALAH AYAT-AYAT YANG NYATA DI DALAM DADA ORANG-ORANG YANG DIBERI ILMU. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim".[Al-Ankabuut 49]

Kebahagiaan akan lebih mudah diraih bila kita mengamalkan beberapa perkara dalam Al-Quran, antara lain:

●| Bersyukur ketika mendapat nikmat.

Allah ber-Firman :

"Apakah kamu tidak percaya dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti yang berkuasa sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu daripada kaum Nuh itu. MAKA INGATLAH NIKMAT-NIKMAT ALLAH SUPAYA KAMU MENDAPAT KEBERUNTUNGAN".[Al-A'raaf 69]

"Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya JIKA KAMU BERSYUKUR, PASTI KAMI AKAN MENAMBAH NIKMAT KEPADAMU, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".[Ibrahim 7]

●| Ber-Sabar ketika mendapat Cobaan.

Allah ber-Firman :

"Dan BER-SABAR-LAH, KARENA SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENYIA-NYIAKAN PAHALA ORANG-ORANG YANG BERBUAT KEBAIKAN".[Hud 115]

"Katakanlah : "Hai hamba-hamba-Ku yang ber-Iman; ber-Taqwa-lah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas.

SESUNGGUHNYA HANYA ORANG-ORANG YANG BERSABARLAH YANG DICUKUPKAN PAHALA MEREKA TANPA BATAS".[Az-Zumar 10]

●| Berlapang dada ketika di-zalimi sesama.

Allah ber-Firman :

"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabat-nya, orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan HENDAKLAH MEREKA MEMAAFKAN DAN BER-LAPANG DADA. APAKAH KAMU TIDAK INGIN BAHWA ALLAH MENGAMPUNI-MU? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".[An-Nuur 22]

"Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa".[An-Nisā' 149]

●| Ber-Taubat ketika melakukan kesalahan.

Allah ber-Firman :

"Katakanlah kepada wanita yang ber-Iman : "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan BERTAUBATLAH KAMU SEKALIAN KEPADA ALLAH, HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN SUPAYA KAMU BER-UNTUNG".[An-Nuur 31]

"Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang ber-Taubat, ber-Iman, ber-Amal Saleh, kemudian tetap di jalan yang benar".[Ţāhā 82]

"HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAUBAT-LAH KEPADA ALLAH DENGAN TAUBATAN NASUHAA (taubat yang semurni-murninya). MUDAH-MUDAHAN RABBMU AKAN MENUTUPI KESALAHAN-KESALAHANMU DAN MEMASUKANMU KE DALAM JANNAH YANG MENGALIR DI BAWAHNYA SUNGAI-SUNGAI, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".[At-Tahrim 8]

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan Ayat-Ayat yang Nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki".[Al-Ĥaj 16]

"Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al-Quran, dan Dia melindungi orang-orang yang shaleh". [Al-A'raaf 196].

Semoga Renungan ini dapat menjadikan kita sebagai manusia yang Taat dan Patuh kepada seluruh Perintah-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, demi meraih kebahagiaan yang hakiki, Bukan Kebahagiaan yang Semu.

Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin

* SELAMAT BER-IBADAH *

Rujukan: surah-surah tersebut diatas,  dapat dicari dalam Al Quran  KILIK INI .

<meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”bersyukur, sabar, lapang dada, bertaubat, ”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Saturday, May 27, 2017

Jauh Dari Mengingat Allah; Ramadhan Hari ke 1


Agama, pencerahan Tematik

Sadarkah kita bahwa iblis seolah­olah berbaik dengan membiarkan kita ber­Ibadah selama 2 jam dalam sehari semalam, namun dalam sisa 22 jam kemudian, kemungkinan kita akan berada dalam genggamannya serta “JAUH DARI MENGINGAT­NYA”.

Allah ber­Firman :

Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya ....kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka" 
[Al Hijr 39, 40]


Al­Quran menjelaskan bagaimana seseorang itu dapat semakin “JAUH DARI MENGINGAT­NYA”.

● Dimulai dengan lupa ber­dzikir untuk mengingat­Nya karena hati dikuasai setan.

Allah ber­Firman :

“Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan yang merugi”.[Al­ Mujādila 19]

● Karena lupa kepada­Nya maka Allah lupakan mereka kepada diri mereka sendiri.
Allah ber­Firman :
“Dan janganlah kamu seperti orang­orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang­orang yang fasik”.[Al­Ĥashr 19]

● Setan akan menjadikan teman paling dekatnya.

Allah ber­Firman :

“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya setan yang menyesatkan maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya”.[Az­Zukhruf 36]

● Setan akan menghiasi semua perbuatan mungkar nampak baik baginya.

Allah ber­Firman :

“Dan juga kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu kehancuran mereka dari puing­-puing tempat tinggal mereka. Dan SETAN MENJADIKAN MEREKA MEMANDANG BAIK PERBUATAN­PERBUATAN MEREKA, LALU IA MENGHALANGI MEREKA DARI JALAN ALLAH, sedangkan mereka adalah orang­orang berpandangan tajam .....dan juga Karun, Firaun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan membawa bukti keterangan-keterang yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong dimuka bumu, dan tidaklah mereka orang-orang yang luput dari kehancuran itu”[Al­`Ankabūt 38.­39].

Bila tidak berhati­hati, maka semakin lama seseorang itu akan semakin “JAUH DARI MENGINGAT­NYA”.

Allah ber­Firman :

“Maka apakah orang-­orang yang dibukakan Allah hatinya untuk menerima agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya sama dengan orang yang membatu hatinya? Maka KECELAKAAN YANG BESARLAH BAGI MEREKA YANG TELAH MEMBATU HATINYA UNTUK MENGINGAT ALLAH. MEREKA ITU DALAM KESESATAN YANG NYATA”.[Az­zumar 22]

Itulah sebabnya kita diperintahkan untuk selalu ber­Dzikir guna mengingat­Nya baik ketika duduk, berdiri, maupun berbaring, agar tidak  “JAUH DARI MENGUNGATNYA".

Allah ber­Firman :

“Karena itu, ingatlah kamu kepada­Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada­Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat­Ku”.[Al Baqarah 152 ],

“ Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah ALLAH diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring.Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu sebagaimana biasa. Sesungguhnya Shalat itu adalah Fardhu yang ditentukan waktutunya atas orang yang berIman:  [An­Nisā' 103]

Maha Benar Allah dengan segala Firman­Nya.

Allah ber­Firman :

“Sesungguhnya Pelindungku ialah Allah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) da n Dia melindungi orang-orang yang Saleh. ”.[Al Araf 196] "

Ya Tuhan sesunguhnya Engkau telah menganugrahkan kepadaku sebagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi.

Ya Tuhan Pencipta langit dan bumu, Engkaulah Pelindungku di dunia dan akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh .[Yūsuf 101]

Semoga kita semuanya, termasuk saya, TIDAK TERMASUK sebagai orang-­orang yang “JAUH DARI MENGINGAT­NYA”.

Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin

SELAMAT BER­IBADAH

Rujukan: surah-surah tersebut diatas,  dapat dicari dalam Al Quran  KILIK INI .


<meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”ayat-ayat suci al quran”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow” <meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”ayat-ayat suci Al Quran, ”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Mutiara Pagi

Agama , renungan


Holy Quran 7:158
------------------
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk"._
---------------------------- <meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”kata-kata mutiara”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Selamat Memunaikan Ibadah Puasa

Agama, ibadah puasa

Sobat-sobat semua khusus Muslim di Timeline saya: Twitter, FB dan Grup2, G+, WA grup dan Pribadi dan jaringan Media Sosial lainnya

Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Alhamdulillah, kita telah Tarawih tadi malam, Sahur untuk Jkt sekitarnya sekarang, ini berarti kita secara serempak menunaikan puasa hari pertama pada tagl 1 Ramadhan 1438 Hijiriah atau Sabtu 27 Mei 2017.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.
Mari mensucikan diri, mohon maaf bila ada tulisan2 yang kurang pas dan kurang berkenan di hati Anda. Mohon maaf bila ada kesalahan secara langsung dalam pergaulan kita yg disengaja maupun tidak disengaja.


<meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=”i Ramadha, Puasa, ”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Saturday, May 20, 2017

Benarkah Kalender Islam Tidak Sampai 1500...Padahal Sekarang Sudah 1438 H, Ini Kajiannya

Silahakan dibaca dgn tuntas, perlahan dan dipahami tulisan dibawah ini.
Dalam Khasanah program tayangan TV 7 yg siar stlh subuh pernah membahas ini scr gamblang, yook dibaca...Insya Allah bermanfaat.

Tidak terasa kita hidup dipenghujung Jaman.
Rasul SAW Berkata:
Jaman itu dibagi 5:

1. Jaman Nubuwwah
(Jaman kenabian diawali dr Jaman Nabi Adam AS sampai Baginda Nabi Muhammad SAW)

2. Jaman Khilafah l
(dipimpin sahabat -sahabat Nabi Abu Bakar Umar, Utsman dan Ali ra).

3. Jaman Al-mulk kerajaan_
(berakhir runtuhnya Dinasti Utsmani diturki kalau diindonesia Majapahit, Sriwijaya, Galu dsbnya).

4. Jaman Jababiro
(Jaman kebebasan maksiat dimana-mana dan kita hidup di Jaman ini).

Fitnah2 bertebaran untuk melemahkan kaum Muslimin (era fitnah terbesar akan terjadi saat Dajjal muncul), Org2 yg tdk cakap/dzolim menjadi penguasa (pemimpin), jumlah ummat Islam banyak ttp bagaikan buih diatas laut (sedikit yg berjihad untuk membela Islam)... -->

Jaman ini sdh terjadi dan sdg kita jalani...
Astaghfirullah.....

5. Jaman Khilafah ll
(Jaman yg mana suasana seperi pada Jaman Rosululloh SAW, nanti umat Islam akan dipimpin
Imam Mahdi hanya berlangsung lebih kurang 9 tahun.

Pada Jaman ini pula Dajjal muncul, Nabi Isa AS jg muncul ditugaskan untuk membunuh Dajjal dan meng-Islamkan orang2 Kafir/Nashoro).

Para Ulama hadits memprediksi ttg usia umur ummat Islam:

1. Ibnu Hajar Asqalani
seorang ulama pakar hadits, kitab beliau yg populer diindonesia adalah Fathul Barri Beliau berkata umur umat Islam sampai 1476 H.

2. Imam As-syuyuthi
Beliau mengatakan umur umat Islam sampai 1477 H

3. Ibnu Hajar Hambali
kata Beliau umur umat Islam lebih dari 1400 H namun tdk sampai 1500 H
Allahu Akbar sekarang umur umat Islam sudah sampai pada 1437 H.

Video tentang tahun Islam

Hari kiamat tdk ada yg tau termasuk Rosululloh SAW namun mengenai umur umat Islam, Rasulullah sdh memberi bocoran tdk sampai 1500 H.

Kelak diakhir jaman Alloh SWT akan wafatkan serentak umat islam dimuka bumi dan yg tersisa hanyalah orang kafir yg akan menyaksikan hancurnya bumi gunung laut langit dan seluruh alam (baca Al-Qoriah, Al-Qiyamah, Al-Waqiah).

Diantara tanda kiamat kata Rasulullah SAW akan muncul Dukhan (kabut hitam) yg menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam, lalu sahabat bertanya Ya Rasulullah kapan itu terjadi???
Kata Baginda Nabi SAW itu terjadi apabila yg
- pertama KALAU PENYANYI WANITA BERMUNCULAN DIMANA-MANA
- Yg kedua kata Rasulullah SAW, kalau alat musik dicintai oleh umatku dan minuman keras dimana-mana....

Saudaraku,... tanda2 diatas sudah muncul semua sekarang.......... .
Mumpung masih ada waktu, mari segera benahi diri, perbaiki kualitas ibadah dan perbanyak amal sholih untuk bekal di akherat nanti....
Wallahu'alam....

Sudah Siapkah...

Note:
Kajian ilmiah seluruh Pakar Iptek di timur n barat sdh 100% membenarkan Peringatan Rasulullah 14 abad yg lalu...! n janji Allah pasti benar n tepat...!

BADAN Meteorologi dan Geofisika menyatakan bahwa akan terjadi kemarau panjang yang akan melanda dunia.

Diperkirakan kemarau panjang tersebut akan dimulai tahun 2019 hingga 2022. Cadangan air dunia saat ini hanya tersisa 3% saja.

Fenomena yg telah terdokumentasi:

1. Mulai mengeringnya danau Thabariyyah (Tiberias)



2. Mulai mengeringnya sungai Eufrat




3. Mulai mengeringya sungai Zughar



Lalu apa artinya informasi ini bagi kita?
Artinya adalah
keluarnya Dajjal telah sangat dekat.
danmunculnya Imam Mahdi telah berada di tengah-tengah kita, tanpa kita sadari.

Ini berarti apa yang disabdakan Rasulullah telah terbukti.
Dalam hadits tentang kisah Tamim Ad-Dari, keluarnya Dajjal di tandai dengan keringnya danau Thabariyyah (Tiberias), keringnya mata air Zughar, dan pohon kurma Baisan tidak berbuah lagi.
Dan jika kita mengikuti perkembangan informasi terakhir tentang tiga pertanda tersebut, sudah nyata terjadi.

Sudah dua tahun ini, pohon kurma di Baisan tidak berbuah lagi.
Diikuti dengan semakin minusnya mata air Zughar. Dan yang paling mencengangkan adalah surutnya air di danau Tiberias di Israel sudah sangat mengkhawatirkan.
Sedemikian, sehingga pemerintah Israel sibuk mencari sumber air lain.
Salah satunya perencanaan penyulingan air laut. Dalam hadits lain dikatakan bahwa Dajjal akan keluar dari sarangnya ditandai setelah terjadi kemarau dan kekeringan selama kurun 3 tahun.
Dan sebagaimana disebutkan di atas, bahwa Badan Meteorologi dan Geofisika telah memperkirakan kekeringan panjang akan dimulai tahun 2019 hingga 2022.

Jika di antara kita ada yang pernah berhaji dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, maka insya Allah pernah berjumpa dengan “calon Imam Mahdi” di dekat Ka’bah. Dan hanya orang-orang khusus saja yang mengetahui tanda tandanya. Dan kemunculan Imam Mahdi ini seperti yang pernah di nubuwahkan oleh Rasulullah adalah ditandai wafatnya Raja yang namanya bermakna nama hewan.
Bisa jadi ia adalah Raja Fahd (Fahd: singa). Setelah itu terjadi perselisihan. Dan naik tahta raja yang banyak dosa, kemudian meninggal, kemudian muncul raja yang baik. (Bisa jadi ia adalah Raja Salman). Wallahu a’lam.

Di masa atau setelah masa pemerintahan Raja Salman inilah terjadinya pembai’atan atas Imam Mahdi. Dari pertanda ayat-ayat qauniyah tersebut, kesimpulannya adalah akhir dari fananya dunia ini sudah demikian dekat.

Marilah kita berbuat baik semaksimal mungkin, dan ajaklah setiap berjumpa sesama muslim dimanapun, untuk semakin bersungguh-sungguh memperbanyak amal akhirat.

ALLAHU AKBAR... !!!

- Kemunculan Imam Mahdi
- Kemunculan Dajjal
- Turunnya Nabi Isa (AS)
- Kemunculan Yakjuj dan Makjuj
- Terbitnya matahari dari Barat ke Timur
- Pintu pengampunan akan ditutup
- Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah & akan menandai muslim yang se-benar2nya
- Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang beriman sejati shg mereka tidak perlu mengalami tanda2 kiamat lainnya
- Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
- Pemusnahan/runtuhnya Kabah
- Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
- Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa bimbang dan ketakutan
- Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati dan yg ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali

Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda:
"Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak"

Allah berfirman :
"Jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu maka Aku berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari syurgaKu

Di bawah ini adalah kata-kata motivasi (bukan berdasarkan dalil)

Kerugian meninggalkan sholat:

Subuh: Cahaya wajah akan pudar.
Zuhur: Berkat pendapatan akan hilang.
Ashar: Kesehatan mulai terganggu.
Maghrib:Pertolongan anak akan jauh di akhirat nanti.
Isya': Kedamaian dlm tidur sukar didapatkan.

Sebarkan dgn ikhlas. tiada paksaan dalam agama
Niatkan ibadah (sebarkan ilmu walau 1 ayat)

Nasihat Kubur:
1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah...aku dengan TAHAJUD
2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHIM.
3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca..AL-QUR'AN.
4). Aku adalah tempatnya binatang2 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SEDEKAH.
5). Aku yg menyempitmu hingga hancur bilamana tidak Sholat, bebaskan sempitan itu dengan SHOLAT.
6). Aku adalah tempat utk merendammu dgn cairan yg sangat amat sakit, bebaskan rendaman itu dgn PUASA.
7). Aku adalah tempat Munkar & Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawabanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimah "LAILAHAILALLAH"

Wallu a'lam bisshawab

<meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=” kaleder Islam,Jaman Nubuwwah, Jaman Khilafah l, Jaman Al-mulk kerajaan, Jaman Jababiro, Jaman Jababiro”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

Thursday, May 18, 2017

Adab Membawa Anak Ke Masjid

agama, pencerahan


Penulis: Abu ‘Abdirrahman Muhammad Dahler

Melatih anak semenjak kecil untuk terbiasa menghadiri salat berjama’ah di masjid merupakan perkara yang baik. Namun hal ini menjadi permasalahan serius yang terjadi pada kebanyakan masjid dimana kehadiran anak-anak di masjid ternyata sering mengganggu kekhusyukan jama’ah salat. Hal ini dikarenakan ketidaktahuan para orang tua tentang adab-adab membawa anak di masjid. Bagaimanakah kita menyikapi hal ini?
Maka berikut ini kami tampilkan fatwa-fatwa asy-Syaikh Muhammad bin Saleh al-‘Utsaimin tentang adab-adab yang perlu diperhatikan tatkala membawa anak-anak ke masjid.

USIA ANAK YANG BOLEH DIBAWA KE MASJID

Tanya: Seorang dari negeri Sudan bertanya: “Apakah boleh seorang pergi ke masjid bersama anak-anaknya yang masih kecil dengan usia belum sampai 4 tahun?”
Jawab: Anak-anak yang umurnya belum sampai 4 tahun, umumnya tidak bagus ketika salat, karena mereka belum tamyiz. Umur tamyiz biasanya 7 tahun. Nabi memerintahkan kita untuk menyuruh anak-anak kita salat, jika mereka telah sampai pada umur tamyiz ini.

Nabi bersabda:
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ أَوْ أَبْنَاءَكُمْ بِالصَّلاَةِ لسَبْعٍ

“Perintahlah anak-anak kalian untuk salat pada umur 7 tahun”
Jika anak-anak yang berumur 4 tahun ini tidak bisa salat dengan baik, maka tidak sepantasnya orang tua membawa mereka ke masjid, kecuali ketika ada perkara dharurah (sangat mendesak), seperti kalau tidak ada di rumahnya seorangpun yang menjaga anak kecil ini. Maka dia membawanya dengan syarat anak tadi tidak mengganggu orang-orang yang salat. Jika anak itu mengganggu orang-orang yang salat, janganlah orang tuanya membawanya.
Jika anak kecil itu butuh untuk ditemani di rumah, dalam keadaan ini orang itu diberi udzur (keringanan) untuk meninggalkan jama’ah, karena dia tidak ikut jama`ah karena udzur, yaitu menjaga anak. (Fatawa Nur ‘ala ad-Darb No. 643, al-Maktabah asy-Syamilah)

HUKUM MEMBAWA ANAK YANG MENGGANGGU KE MASJID

Tanya: Apa hukum membawa anak-anak kecil ke masjid, jika mereka mengganggu orang-orang yang salat?
Jawab: Tidak boleh membawa anak-anak ke masjid jika mereka mengganggu orang-orang yang salat, karena (suatu ketika) Nabi saw keluar menuju para sahabatnya ketika mereka sedang salat, dan mereka mengeraskan suara,

 kemudian beliau bersabda:
لاَ يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْقُرْآنِ ، أَوْ قَالَ : فِي الْقِرَاءَةِ

“Janganlah sebagian kalian mengeraskan suara terhadap yang lain dalam membaca al-Qur’an.” (HR. Ahmad 2/36)
Jika mengganggu orang salat itu dilarang, padahal dengan bacaan al-Qur’an (yang mengganggu), maka bagaimana pendapatmu dengan mainnya anak-anak kecil (yang mengganggu) ?!
Namun jika anak-anak itu tidak membuat kacau, maka mengajak mereka ke masjid adalah perkara yang baik. Karena hal itu melatih mereka untuk menghadiri salat jama’ah dan membuat mereka mencintai masjid dan membuat mereka terbiasa ke masjid.
(Majmu’ Fatawa wa Rosail Ibni Utsaimin 12/325, al-Maktabah asy-Syamilah)

TINDAKAN TERHADAP ANAK-ANAK YANG GADUH KETIKA SALAT

Tanya: Ya Syaikh, kadang terjadi di masjid kegaduhan sebagian anak-anak kecil. Apakah boleh seorang makmum memutus salatnya untuk melarang hal itu, atau untuk menoleh agar anak-anak kecil itu tahu sedang dimarahi setelahnya?
Jawab: Pertama, wajib atas para wali anak-anak itu untuk takut kepada Alloh `Azza wa Jalla dan janganlah mereka membiarkan anak-anak mereka untuk hadir di masjid selama mereka masih bermain-main. Jika ditakdirkan anak-anak itu datang tanpa pengetahuan bapak-bapak mereka, sebagaimana yang terjadi kadang-kadang, maka wajib dilaporkan kepada bapaknya jika anaknya ada di masjid: “ Ya bapak, ajak anakmu, bawa pulang dia ke rumahmu.”
Jika kita tidak mampu dan kita tidak bisa mencegah gangguan anak-anak kecuali dengan mengeluarkan mereka dari masjid, maka kita mengeluarkan mereka.
Sedangkan memutus salat karena hal itu, maka itu tidak boleh, karena seseorang jika telah masuk dalam satu perkara wajib maka dia wajib menyempurnakannya. Dan kegaduhan anak-anak kecil itu tidak menyebabkan rusaknya salat orang lain. Kalau sampai menyebabkan rusaknya salat orang lain maka untuk melakukan perkara itu perlu diteliti lagi. Namun kegaduhan anak-anak itu tidak menyebabkan kerusakan salat orang lain, maka hendaklah mereka bersabar sampai salatnya selesai, kemudian kenalilah anak-anak itu, dan hubungilah bapak-bapak mereka.
Sedangkan menoleh (dalam salat) untuk sebuah kebutuhan tidak apa-apa. Namun menoleh dengan wajah saja, tidak boleh dengan badan keseluruhannya. Dan anak-anak itu kadang bisa diperbaiki dengan menenangkan mereka, dikatakan:

“Wahai anak-anakku, ini tidak boleh. Ini adalah rumah Alloh. Sedang mereka itu bapak-bapak kalian dan saudara-saudara kalian, kalian jangan membuat mereka gelisah dan janganlah kalian merusak salat mereka.”
(Liqa’ al-Bab al-Maftuh: Pertemuan 94 ke No. 17, al-Maktabah asy-Syamilah)

SOLUSI BAGI ANAK-ANAK YANG BERMAIN-MAIN DALAM SALAT

Tanya: Jika didapati anak-anak di masjid banyak bermain-main dan mereka membuat orang-orang yang salat tidak konsentrasi dalam salat mereka, apakah boleh aku untuk berkata kepada salah seorang anak kecil untuk menoleh (melihat pelakunya) ketika salat dan memberi tahu kepada kami siapa yang bermain-main dalam salat, sehingga kami bisa memberi tahu wali anak-anak itu?

Jawab: Apakah diterima persaksian seorang anak kecil? Intinya, wajib untuk meneliti ulang apakah mungkin untuk menerima persaksian sebagian anak-anak berkenaan dengan (ulah perbuatan) anak-anak yang lain, karena sebagian ulama berpendapat: “Tidak diterima persaksian sebagian anak-anak terhadap anak-anak yang lain.” Sedang sebagian ulama yang lain berpendapat: “Diterima persaksian mereka selama mereka berada di tempat itu.”

Contohnya: Salah seorang dari anak-anak itu dilukai, kemudian dia berkata kepada bapaknya: “Ini dia yang melukaiku.” Kemudian anak (yang dituduh) itu mengingkari dan berkata: “Aku tidak melukainya.” Namun kemudian ada dua anak lain menyaksikan bahwa memang dia yang melukai anaknya. Sebagian ulama berpendapat: “Tidak diterima persaksian anak-anak.” Sebagian yang lain berpendapat: “Jika mereka belum berpisah maka diterima, namun jika mereka telah berpisah maka tidak diterima.” Karena kadang mereka didikte saja.

Bagaimanapun keadaannya peranan Imam sangat penting.
Kami berpendapat jika engkau seorang imam dapat memperingatkan dengan ucapan yang umum.
Engkau mengatakan kepada jama`ah masjid:

“ Jazakumullah khoiron. Anak–anak kalian jika mengganggu orang-orang yang salat dan mereka meremehkan masjid maka dosanya menjadi tanggungan kalian. Maka hendaknya setiap orang menjaga anaknya dan melatihnya dengan adab.”

Dan memungkinkan juga dengan cara menunjuk salah seorang dari anak-anak itu yang bisa dipercaya untuk menjaga anak-anak itu, meskipun dia tidak salat, karena dia belum wajib untuk sholat. Dan jangan dengan cara engkau mengatakan kepada anak itu : “ Tolehlah (siapa pelakunya)! ” Agar tidak ada sangkaan bahwa menoleh-noleh (dalam sholat) itu tidak apa-apa. (Liqa’ al-Bab al-Maftuh: Pertemuan 40 ke No. 16, al-Maktabah asy-Syamilah)

 HUKUM SALAT ANAK SEUSIA KURANG DARI 15 TAHUN DI RUMAH

Tanya: Ya Syaikh, apa hukum salat anak kecil seusia kurang dari 15 tahun di rumah, karena kadang dia mengganggu orang-orang yang salat dan bermain-main dengan teman-temannya, atau yang seperti ini?

Jawab: Yang disyariatkan anak-anak kecil itu hadir di masjid dan salat bersama orang-orang, karena

sabda Nabi:
لِيَلِنِي مِنْكُمْ أُوْلُوا اْلأَحْلاَمِ وَالنُّهَى

“ Hendaklah orang yang di belakangku dari kalian adalah orang-orang yang dewasa dan berakal.”
Ini menunjukkan bahwa di sana ada anak-anak kecil. Namun Nabi memerintahkan orang-orang dewasa untuk maju dan untuk datang lebih dulu dan mengambil tempat-tempat yang utama. Maka salatnya anak-anak di masjid termasuk dari sunnah.

Tidak sepantasnya kita berbuat perkara yang membuat mereka lari dari masjid, sebagaimana yang dilakukan sebagian orang jika melihat seorang anak kecil yang belum baligh berada dalam shof, dia mengusirnya dan membentaknya. Ini tidak diragukan lagi menyelisihi petunjuk Nabi yang dibangun di atas kelembutan dan kemudahan.

Kami berpendapat: Biarkan anak itu di tempatnya, meskipun dia berada di shof pertama, walaupun dia berada di belakang imam, biarkan dia.
Namun bila dia bermain-main dan tidak mungkin untuk mengajari adab kepada mereka, maka kali ini kita mengeluarkan mereka dari masjid.

Namun di sana ada tahapan sebelum mengeluarkan mereka dari masjid, yaitu: berbicara (dengan lembut) kepada para wali mereka, sehingga tidak ada pada diri wali mereka sesuatu (prasangka) atas kita kalau kita mengeluarkan anak-anak itu. Kita berbicara kepada para wali dan berkata: “

Anak-anak ini masih kecil, mereka belum bisa menghormati masjid, belum bisa menghormati jama`ah. Kalau engkau tinggalkan mereka (di rumah) sampai mereka bisa sedikit berlaku baik, maka itu lebih baik.” (Liqa’ al-Bab al-Maftuh: Pertemuan 74 ke No. 8, al-Maktabah asy-Syamilah)
 Sumber : www.nurussunnah-tegal.net

Semoga bermanfaat.

Baca juga ini

<meta NAME=”Description” CONTENT=”Dr Yamin Hasibuan, Info Terkini, Agama, Pencerahan, Renungan, Kata-Kata Mutiara, Puisi, Politik, Kesehatan, Artikel, Bisnis Online, Humor, Traveling “><title><head><meta NAME=”keywords” CONTENTS=”adab di masjid, anak di masjid ”<head><meta name =”robot” content=”index”><meta name=”robot” content=follow”